Author Archives: awemany

Tentang Kawan

By : Tuan Wahai Tidaklah mudah menuliskan semua ini tanpa dituding sebagai buzzer. Dan tak mudah juga mengeritik kawan sendiri tanpa dipelototi pas ngopi cantik. Seperti mendayung di antara dua karang. Tapi baiklah kita ambil risiko itu, supaya dengan begitu … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tentang Kita

By : Tuan Wahai Seorang kawan, seorang perempuan, yang memilih berpisah supaya dia tak disiksa lagi, memutuskan mengakhiri hidupnya: mengiris nadi. Darahnya menganak sungai, kental sungguh. Anaknya masuk kamar, bermaksud pinjam handphone untuk tetering, kemudian menjerit. Hampir dua bulan lalu, … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Revolusi industri 4.0 : Apa hakikatnya dan di mana kita harus berdiri.

Bagaimana kita harus menyikapi revolusi industri 4.0? Saya kira ini pertanyaan penting bagi kita sebagai bangsa. Karena suka atau tidak suka kemajuan itu akan datang dan sangat berpotensi memperlebar jurang ketidakadilan. Tehnologi apapun harusnya berorientasi pada peningkatan kualitas hidup manusia. … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Siapa bilang ide quota untuk Taxol itu buruk?

Taxi online adalah perwujudan suatu konsep bisnis sharing-economy. Pada dasarnya ada perusahaan applikasi (bisa transportasi, hotel, atau lainnya) yang mencoba untuk mempertemukan konsumen dan penyedia jasa. Idealnya, pasar ini tercipta karena ada ekses/kelebihan sumber daya. Daripada mobil tidak termanfaatkan mengapa … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jika Oum Awe Jadi Presiden

Jika saya jadi presiden, yang beneran ya, bukan cuma petugas partai, saya mau menuntaskan agenda reformasi 1998. Melucuti kekuasaan totaliter negara. Mencukupkan kekuasaan negara sampai yang kita perlukan saja. Setelah hampir 20 tahun berlalu, reformasi 1998 ternyata hanya mampu menjatuhkan … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Bagaimana kita harus meletakkan toleransi, ghirah beragama dan politik identitas.

Dalam empat tahun terakhir ini kosa kata intoleransi menyeruak menjadi diksi penting dalam isu-isu publik. Sesuatu yang seharusnya baik karena memberikan kita kesempatan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya bersikap toleran dalam berbangsa dan bernegara. Sayangnya, kepentingan politik praktis malah mengaburkan … Continue reading

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Betapa anunya nalar ke-Jokowi-an kalian.

Saya melihat kontestasi politik kita sudah dalam tahap yang mencemaskan. Ini bukan cuma soal benturan horisontal. Ini juga soal rusaknya akal sehat yang tidak akan pulih dengan berakhirnya pilpres 2019. Suram. Mari kita letakkan kembali masalah dalam tempatnya. Jokowi itu … Continue reading

Posted in Uncategorized | 2 Comments